Sabtu, 04 April 2015

Bisnis Kayu Dalam Genggaman Anda

 
 Bisnis Gerakan Amankan Bumi dalam Genggaman Anda

Modal Kecil Hasil Besar, Profit Rata-rata 69 % per Tahun Apalagi Kalau Bukan Bisnis Kayu, Coba simak ini..
 Tahukah Anda bahwa harga kayu terus naik sepanjang tahun dan tidak pernah turun dari waktu ke waktu
Tingginya kebutuhan hasil olahan kayu membuat banyak pengusaha kayu memutar otak untuk mendapatkan bahan baku walaupun dengan berbagai cara. Pengepul-pengepul kecil pun saat ini sudah mulai resah untuk mendapatkan pohon untuk dibeli. Banyaknya pengusaha kayu dan pembeli kayu yang saling berebut membuat harga kayu semakin hari semakin naik

 Kayu ukuran  kecil sekalipun laku di jual dengan harga tinggi
Kayu dengan diameter 15 cm dengan panjang potongan 130 cm sekarang sudah masuk ke pabrik untuk diolah menjadi berbagai hasil produksi seperti pensil, sumpit, bahan triplek, korek api, playwood, papan, kaso dan sebagainya.

Tahukah Anda bahwa pembalakan liar sekali pun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan industri kayu saat ini, apa lagi nanti 1 tahun atau 10 tahun mendatang ?

Berdasarkan informasi dari Kompas.com, Dari tahun 2009 sampai 2013 Indonesia kurang lebih sudah kehilangan 4,6 Juta hektare Hutanya. Hal yang lebih mengerikan lagi dengan angka ini berarti Indonesia kehilangan hutan seluas tiga lapangan bola dalam setiap menitnya.

Hingga saat ini Indonesia hanya menyisakan kurang lebih 80 jutaan hutan yang dibagi menjadi empat pulau besar seperti Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, dan Irian Jaya. Inilah yang menjadi penyebab pemerintah mengeluarkan larangan penebangan hutan alam.

 Pembalakan liar mengakibatkan kerusakan ekosistem dan keseimbangan fungsi alam yang mengakibatkan banyak bencana alam, Banjir dan bencana alam adalah tanggung jawab kita

Saat ini, Industri kayu di Indonesia sudah mulai kesulitan mendapatkan bahan baku untuk produksi ditambah dengan adanya regulasi pemerintah yang membatasi penggunaan kayu dari Hutan Alam, seperti menurut Bapak Zulkifli Menteri Kehutanan RI (2009-2014).

 Kebijakan ini menjadikan sebuah peluang bagi pelaku bisnis Hutan Tanaman

Berdasarkan informasi dari Liputan6.com, yaitu kebijakan pemerintah yang menentang ilegal loging membuat para Industri kayu gerah dan semakin kesulitan mendapatkan bahan baku. Menurut beberapa sumber di Internet menunjukkan bahwa Industri kayu Indonesia mengalami pemerosotan yang tajam sejak 2006. Semua permasalahan ini justru menjadikan sebuah peluang emas bagi kita untuk mengembangkan bisnis di sektor kehutanan dengan keuntungan rata rata 69 % per tahun belum termasuk dari hasil pengembangan bisnisnya seperti yang saya lakukan. Nah, Selanjutnya.... 

Bagaimana mendapatkan lahan yang cocok  dan  cara menanam serta mengelolanya dengan baik ?
 
 
 

 MODAL untuk memulai bisnis kayu jabon sangat kecil bahkan dimulai hanya dari ratusan ribu rupiah
Berikut ini daftar paket bisnis jabon dan potensi hasil panennya
 PAKET GREEN WARRIOR PRO

  GREEN WARRIOR PRO SILVER (12 Pohon Jabon)
Rp3.850.000,- dalam 5 – 25 Tahun berpotensi menghasilkan 2,2 Milyar**

GREEN WARRIOR PRO GOLD (36 Pohon Jabon)
Rp11.550.000,- dalam 5 – 25 Tahun berpotensi menghasilkan 6,6 Milyar**

GREEN WARRIOR PRO PLATINUM (84 Pohon Jabon)
Rp26.950.000,- dalam 5 – 25 Tahun berpotensi menghasilkan 5,4 Milyar**

Harga jual ditentukan harga pasar pada saat panen, ilustrasi di atas bersifat prediksi dengan melihat kondisi harga saat ini
** Asumsi Harga Rp1 juta /pohon saat panen

 ** Sebagian dari hasil panen untuk digunakan & sisanya dibelikan pohon lagi.
   
Anda Bisa Berkunjung Ke Lahan Kapan Saja
 Tour Jabon 14 dan 16 September 2013, Singajaya - Garut
Proses  Pemberangkatan Tour Jabon Singajaya
GREEN WARRIOR Bali Tour Jabon Singajaya


http://bisnisgerakanamankanbumi.blogspot.com/p/www.html

















































2 komentar: